Sabtu, 01 April 2017

Murid TK Al-Hikmah Takengon Kunjugi Mayonif 114/SM


MURID TK 1Rembele, Sebanyak 80 orang murid dari Taman Kanak-kanak (TK) Al-Hikmah Takengon dengan didampingi guru pembimbing berkunjung ke Batalyon Infateri 114/SM, Sabtu (20/2/2016) disambut langsung oleh Prajurit Yonif 114/SM.

Kegiatan kunjungan murid Taman Kanak-kanak tersebut merupakan bentuk kerja sama antara pihak sekolah dan Yonif 114/SM dalam rangka untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme terhadap murid-murid TK yang harus dibentuk sejak dini.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Yonif 114/SM menampilkan beberapa Demontrasi seperti Peraturan Baris berbaris (PBB), Beladiri Yongmoodo, Beladiri Silat SMI dan Mountenering serta menampilkan Alutsista yang dimiliki Yonif 114/SM.

OUTBOND TK IT ALHIKMAH TAKENGON, BENTUK GENERASI PEMBERANI

"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar. " (QS.[4]. An Nisaa‘: 9) 

Ayat di atas menunjukkan kewajiban orang tua dan pendidik dalam mendidik generasi masa depan. "meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah." Anak-anak yang lemah tentulah tidak hanya dari segi fisik dan mental saja. Namun secara khusus adalah lemah dari sisi keimanan dan ketaqwaan pada Allah.SWT. Na'udzubillah.

Meninggalkan generasi lemah adalah kekhawatiran umat Islam dari masa ke masa. hal ini tentunya harus dihindari dengan segala upaya dan capaian oleh segala pihak. Karena sesungguhnya, umat-umat Islam terdahulu adalah generasi yang kuat dan memiliki mental baja dalam menghadapi tantangan dan cobaan. Kekuatan yang mereka memiliki merupakan keseimbangan dari tiga aspek yakni fikriyah (Akal), jasadiyah (Jasad), dan ruhiyah (Spiritual/jiwa).

Aspek  fikriyah dapat dicapai melalui pendidikan karakter sejak dini, seperti pendidikan gemar membaca, cinta buku dan sebagainya. Sehingga karakter ini dapat membentuk anak-anak shaleh yang kelak akan menjadi cendekiawan muslim dan para ulama masa depan. Selanjutnya, Aspek jasadiyah dicapai melalui olahraga dan pola makan yang sehat serta berbagai cara lainnya sebagai bentuk rasa syukur hamba kepada Allah atas nikmat anggota tubuh dan segala fungsi yang telah dianugrahkanNya. Terakhir, Aspek ruhiyah yang merupakan aspek puncak dalam kehidupan manusia. Maka aspek ini dicapai melalui pola asuh Islami, penanaman nilai-nilai al-Qur'an dan sunnah dalam setiap aktivitas orangtua dan anak.

Berbicara tentang aspek jasadiyah, maka banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencapai indikator qawwiyul jism atau tubuh yang kuat. Salah satunya adalah OUTBOND. Outbond adalah suatu bentuk kegiatan yang berisi berbagai game atau permainan untuk melejitkan mental pemberani, kegesitan, ketangkasan dan kekuatan tubuh.

Sebagai upaya tercapainya tubuh yang kuat dan sehat serta jiwa pemberani tersebut, maka TK Islam Terpadu ALHIKMAH Takengon mengadakan Outbond dalam rentang waktu dua kali tiap tahunnya. Kegiatan ini dilaksanakan oleh para Guru guna melatih murid-murid agar lebih berani dalam menghadapi tantangan. Karakter ini yang diharapkan muncul pada anak agar kelak menjadi pemimpin umat yang tangguh.

Inovasi terus dilakukan. Kerjasama dengan berbagai pihak juga dibangun agar konsep Outbond lebih menarik dan dinamis. Maka TK IT ALHIKMAH Takengon bekerjasama dengan IQRA' FOUNDATION dalam pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan yang ditawarkan berupa Flying fox, walk crocodile, spider trap dan sebagainya. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan melahirkan generasi berani. 

Murid TK Al-Hikmah Takengon Kunjugi Mayonif 114/SM

Rembele, Sebanyak 80 orang murid dari Taman Kanak-kanak (TK) Al-Hikmah Takengon dengan didampingi guru pembimbing berkunjung k...